WAKIL REKTOR III DAN WAKIL DEKAN III UNIPA MELAKUKAN STUDI BANDING KE UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Situasi pandemi covid-19 yang saat ini melanda dunia tidak menyurutkan  semangat petinggi Universitas Papua (Unipa) untuk terus berkarya mengabdikan diri memberikan yang terbaik bagi kampus Unipa, salah satunya  Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Keliopas Krey, S.Si, M.Si tadi pagi memimpin  Wakil Dekan WD)  III dari beberapa fakultas yang ada di lingkungan Universitas Papua  (UNIPA) menuju  kota Malang untuk melakukan studi banding di Universitas Brawijaya,

“Studi banding ini bertujuan untuk menggali informasi lebih banyak di Universitas Brawijaya (Unibrauw) yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia dibidang kemahasiswaan”. “Hal ini terbukti dari prestasi Unibrauw pada tahun 2018 berada di urutan 6 (enam)  Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan (Simkatmawa) dan tahun 2019 berada di urutan 2 (dua) seluruh Indonesias. Itu alasan Unibrauw jadi kata  pak Kelly Krey. Lanjutnya lagi “Tujuan utama melakukan studi banding nantinya adalah menggali sebanyak mungkin informasi yang bisa didapat secara teknis real dan empiris kemudian dijadikan sebagai barometer dan pembanding sehingga dapat tmenemukan sebuah pembaharuan yang aplikatif, baik untuk perencaan jangka pendek,  menengah maupun  jangka panjang  demi  kemajuan Unipa kedepan. Katanya lagi. Studi banding tersebut akan dilaksanakan selama dua hari terhitung tanggal 15 -16 Oktober 2020.

Informasi tambahan bahwa Pemeringkatan kemahasiswaan penting  dilakukan guna mendorong erguruan Tinggi (PT) untuk meningkatkan kepedulian kepada kegiatan-kegiatan kemahasiswaan sehingga dapat menumbuh-kembangkan prestasi mahasiswa dalam bidang penalaran dan kreativitas mahasiswa, olahraga, seni, minat khusus, bakat, kewirausahaan, dan kesejahteraan mahasiswa dalam skala nasional maupun internasional.

Sumber : ppid.unipa.ac.id

WAKIL MENTERI PUPR, JOHN WEMPI WETIPO MENGUNJUNGI PEMBANGUNAN SPORT CENTER DI KAMPUS UNIPA

Pusat Olahraga (Sport Center) yang pembangunannya sedang dilaksanakan sejak tahun 2019 kini memasuki tahap kedua yaitu, pembangunan drainase, pembuatan sarana rekreasi  dan pembangunan tribun. Untuk memastikan kelanjutan pekerjaan pembangunan tahap kedua tersebut, Wakil Menteri  PUPR  John Wempi Wetipo, SH, MH, pada hari Senin (16/11) mengunjungi lokasi pembangunan tersebut di dampingi Wakil Gubernur dan  Kepala Balai Program Pemukiman Wilayah Papua Barat  (BPPW-PB) ke lokasi Pembangunan.

Rektor Universitas Papua (Unipa) Dr. Mecky Sagrim, S.P, M.Si dan Wakil Rektor III bidang kemahaswaan Dr. Keliopas Krey, S.Pd, M.Si yang menyambut kedatangan Wamen dan rombongan mengatakan ia berterima kasih kepada pemerintah yang sudah membangunan Pusat olah raga di kampus Unipa, karena ini merupakan satu-satunya fasilitas olah raga di Papua Barat, maka  kami akan menjaga dan merawat aset  ini dengan baik, kata Rektor.

Sementara itu kepala BPPW-PB Marsudi, ST, SE, MM, dalam laporannya kepada Wamen PUPR dan Wagub PB serta Rektor Unipa dan tentang  progress pekerjaan menjelaskan “Pembangunan Prasarana olaraga ini sudah memasuki tahun ke dua, diharapkan akan selesai sesuai target yaitu pada bulan 10 (sepuluh)  tahun 2021, pelaksanaan pembangunan sudah berjalan dengan baik berkat dukungan dan kerjasama dari mitra kerja sehingga hal-hal yang sifatnya non teknis dapat di atasi tanpa mengalami kendala”, katanya.

Kepala BPPW-PB juga berharap kepada Unipa selaku penerima manfaat pembangunan sport center untuk ikut  mendukung  dan bekerjasama dalam menyelesaikan  pembangunan ini sesuai waktu yang ditentukan sehingga aset ini bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik terutama oleh mahasiswa dan  masyarakat sekitar  Manokwari serta warga  Papua Barat.

“Papua Barat memiliki Atlit yang cukup banyak sehingga kehadiran Sport Center ini dapat menjadi potensi besar dalam meningkatkan aktivitas olahraga di Papua Barat secara khusus”. kata Marsudi. Lanjutnya lagi, “Sport Center ini merupakan yang pertama di Papua Barat yang dibangun dengan standar nasional dan menjadi salah satu rujukan bagi pembangunan di Papua Barat”. Ia juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dalam penyelesaian pembangunan Sport Center ini. 

Sumber : ppid.unipa.ac.id

PERTAMA LAKSANAKAN LOKAKARYA BERHASIL BENTUK KOMUNITAS WIRAUSAHA MUDA MAHASISWA UNIPA. Wakil Rektor III : Mahasiswa Harus Diberikan Saluran Untuk Ekspresikan Nalar Mereka di Bidang Wirausaha

Dr. Keliopas Krey, S.Pd, M.Si, Wakil Rektor Bidang Mahasiswa dan Alumni Unipa

Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang telah diluncurkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional sejak  tahun 2009. dimaksudkan untuk memfasilitasi para mahasiswa yang mempunyai minat dan bakat untuk memulai berwirausaha dengan basis ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang sedang dipelajarinya.

Wakil Rektor III, Panitia penyelenggara dan Narasumber foto bersama dengan Peserta Lokakarya

Dalam rangka menjawab tuntutan tersebut Universitas Papua (Unipa) melalui Wakil Rektor III Bidang  Kemahasiswaan dan Alumni menyelenggarakan lokakarya Wirausaha muda Unipa pada hari Sabtu (21/11) dengan menghadirkan 2 (dua) narasumber muda yang kreatif  yaitu Simon Tabuni, S.S, M.A (Ketua Koordinator Papua Muda Inspirasi) dan Willy D. Sombuk, ST,  (Owner Wilchof Roastery & Shop.)

Dr. Ir. Umi Yuminarti, MP, Ketua Pelaksana Lokakarya Wirausaha Muda Unipa

Ketua panitia penyelenggara Dr. Ir. Umi Yuminarti, MP dalam laporan  pada acara penutupan mengatakan  lokakarya ini  menghasilkan beberapa  rekomendasi diantaranya bagaimana meningkatkan atau memotivasi wirausaha untuk tidak patah semangat ketika usahanya belum berhasil dan bagaimana pemasaran hasil usaha yang baik secara ofline maupun online,  ia menjelaskan permasalahan utama yang menyebabkan wirausaha muda kesulitan dalam mengembangkan usahanya adalah biaya pengiriman bahan baku.

Simon Tabuni, S.S, M.A (Ketua Koordinator Papua Muda), Narasumber

Selain rekomendasi tersebut kata Umi Lokakarya ini juga berhasil membentuk komunitas wirausaha muda unipa dimana saudara Djihad Maulana Sirfefa mahasiswa dari Fakultas Sastra dan Budaya terpilih sebagai ketua dan Nur Oktaviani Putri  sebagai sekretaris.

Willy D. Sombuk, ST, (Owner Wilchof Roastery & Shop.), Narasumber

Sementara itu wakil Rektor III Bidang Mahasiswa dan Alumni Dr. Keliopas Krey, S.Pd, M.Si,  dalam sambutannya pada acara penutupan lokakarya mengatakan “di erah pandemi Covid-19 ini juga era revolusi industri 4.0 mahasiswa sebagai penerus masa depan bangsa harus diberikan kesempatan untuk ekspresikan nalar mereka”. Ia menambahkan “kegiatan kewirausaaan ini akan menjadi jargon WR-3 untuk mempromosikan kegiatan non akademik  di unipa yang berkaitan dengan penalaran”.

Djihad Maulana Sirfefa, Ketua Terpilih Komunitas Wirausaha Muda Unipa

“Komunitas wirausaha Pertama di Unipa yang  dibentuk hari ini  akan dilegalkan melalui surat Keputusan Rektor sehingga dalam proses perencaan, pembinaan dan pelaksanaan kegiatan lainnya tidak mengalami kendala dari sisi administrasi dan hal teknis lain, katanya. Ia juga mengatakan “komunitas ini akan menjadi wadah untuk menampung semua mahasiswa unipa yang akan terlibat dalam dunia usaha untuk mengembangkan nalar mereka selama ada di bangku kuliah”.

Dr. Kelly Krey,  tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada panitia yang sudah kerja maksimal dalam keberhasilan lokakarya juga kepada narasumber yang  bersedia membagi ilmu  kepada peserta Lokakarya.

Sumber : ppid.unipa.ac.id

SEKALI LAGI DI TAHUN 2020 INI UNIPA AKAN GELAR WISUDA SECARA DARING

Dr. Sepus M.Fatem, S.Hut, M.Sc, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unipa

Universitas Papua akan gelar wisuda Sarjana, Diploma dan pascasaraja periode I Tahun Ajaran 2020/2021  pada tanggal 25 November yang akan datang. Wisuda  secara daring  ini yang kedua   sejak adanya pandemi Covid-19. “Panitia sudah dibentuk, persiapan demi persiapan sementara ini sudah dan sedang dilakukan kata ketua panitia drh. Sri Sulistiawati, MM, yang juga  kepala Biro Perencaan, Akademik, dan Kemahasiswaan  Unipa dalam keterangannya usai rapat panitia, ia mengatakan rencananya  sebanyak 650  wisudawan dari 12 Fakultas yang terdiri dari Diploma, Sarjana dan Pascasarjana yang akan diwisudakan pada tanggal 25 nanti”.

drh. Sri Sulistiawati, MM, Ketua Panitia Wisuda Unipa

Hal senada juga disampaikan oleh wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Sepus M. Fatem, S.Hut, M.Sc. Ia mengatakan wisuda yang akan akan dilaksanakan kali ini sama seperti semester lalu yaitu secara daring. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan  covid-19.  Wakil Rektor I juga menambahkan tema yang di usung pada wisuda kali ini adalah “Transformasi ilmu pengetahuan yang dinamis dan sinergis untuk menghasilkan Sumberdaya Manusia yang kompetitif dalam menjawab pembangunan di erah kebiasaan baru”. Ia melanjutkan “dalam rangka pencegahan covid-19 seperti sekarang ini suka tidak suka semua wahana pendidikan, unit layanan dan tata kelola birokrasi akan  dipaksa untuk melakukan adaptasi terhadap kebiasaan baru  sehingga produk lulusan yang kita hasilkan dalam kerangka besar semangat untuk bekerja  di era kebiasaan baru, Adaptasi baru ini perlu di sosialisasikan melalui berbagai kebijakkan salah satunya adalah melalui tema wisuda kali ini”. kata Dr. Sepus Menutup keterangannya.

Sumber : ppid.unipa.ac.id

DEKAN FAKULTAS KEDOKTERAN : SETELAH WISUDA 31 CALON DOKTER MUDA LANGSUNG IKUT COASS, TERIMA KASIH PEMDA-PB

Dr. Sepus M. Fatem, S.Hut, M.Sc, Pejabat Dekan Fakultas Kedokteran Unipa

Sebanyak 31 calon wisudawan atau dokter muda dari Fakultas Kedokteran Universitas Papua (FK-UNIPA) akan di wisuda pada tanggal 25 November 2020 bersama dengan wisudawan lainnya yang ada  di 12 fakultas di lingkungan Unipa.  Ke 31 dokter muda  tersebut merupakan mahasiswa angkatan II dari kampus II Unipa yang berkedudukan  di Kabupaten Sorong.

Pj. Dekan FK-Unipa Dr. Sepus M.Fatem, M.Sc, mengatakan “sebanyak  31 calon dokter muda lulusan dari Fakultas Kedokteran sudah  siap mengikuti wisuda  pada tanggal 25 November nanti. Setelah mereka wisuda langsung mengikuti co-assistant (Coass)  atau pendidikan profesi bagi dokter muda yang telah menyelesaikan pendidikannya  selama 2 tahun sebelum dilantik menjadi  dokter”. Katanya.

Ia melanjutkan “kebutuhan tenaga dokter di Papua Barat saat ini  menjadi faktor penting dalam upaya meningkatan derajat kesehatan masyarakat  di tanah Papua, oleh Karena itu saat ini kita usahakan membenahi semua sistem  di FK agar kedepan semua bisa berjalan lebih baik dari sebelumnya”.

Pada kesempatan  yang sama beliau juga  menyampaikan terima kasih  kepada Pemda Papua Barat, Kabupaten Sorong serta pihak-pihak lain yang peduli terhadap penanganan SDM Kesehatan sehingga FK mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Sumber : ppid.unipa.ac.id

PERAYAAN DIES NATALIS UNIPA KE 20: DOSEN DAN MAHASISWA BERPRESTASI DAPAT PENGHARGAAN

Dari kiri ke kanan Mohammad Lakatoni, (Wakil Gubernur PB) , Julia R. Tapilatu (Wakil Mahasiswa Berpretasi). Lukas Sonbait (Wakil Dosen Berprestasi), Achmad Rohani, (Wakil dosen Unipa yang purna tugas), Meky Sagrim Rektor Unipa

Acara syukuran perayaan hari jadi atau Dies Natalis Universitas Papua (Unipa) yang ke 20 tahun dilaksanakan  hari senin (9/110) bertempat di Aula utama Unipa. perayaan yang dihadiri oleh wakil Gubernur Papua Barat itu  diawali dengan  pemutaran video “Sapa Prestasi” dimana para mahasiswa dan dosen yang berprestasi menyampaikan  motivasi prestasi menuju “unipa yang unggul dan berprestasi”.

Herman Tubur,  Ketua Panitia Dies Natalis ke 20 Unipa

Ketua Panitia  pelaksana Herman Tubur, SP, M.Si mengatakan “pada acara ini panitia akan memberikan pengharagaan/apresiasi kepada mahasiswa berprestasi yang selama ini berkompetisi  di ajang Nasional mewakili Unipa dan  kepada dosen yang berprestasi yang memiliki HAKI,  selain itu juga penghargaan diberikan kepada dosen dan staf yang purna tugas pada tahun 2020”.

Meky Sagrim, Rektor Unipa

Sementara itu Rektor Unipa Dr. Meky Sagrim, SP, M.Si saat menyampaikan sambutan mengatakan “dalam perkembangan Unipa yang sebelumnya hanya satu fakultas yakni fakultas pertanian, saat ini menjadi Universitas dengan 12 fakultas yang tersebar di beberapa wilayah seperti kampus dua di Kabupaten Sorong yaitu Fakultas Kedokteran dan Teknik dan Pertambangan,  kampus tiga di Raja Ampat (Fakultas Ekowisata)  dan kampus empat di Kabupaten  Manokwari Selatan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ).

Hal ini menunjukkan bahwa unipa dalam usianya yang ke 20 tahun terus mengembangkan diri kearah yang lebih baik, tentu saja ada banyak kendala tetapi dengan kerja keras dan kerjasa sama dari semua pihak saya yakin unipa akan menjadi satu perguruan tinggi yang berprestasi dan mandiri melalui dua kata kunci yaitu Transformasi dan Restorasi menuju  universitas yang berdaya saing dalam rangka “Ilmu untuk Kemanusiaan”. Kata Dr. Meky Sagrim. Ia juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas jerih paya mereka dalam memajukan unipa hingga saat ini”.

Mohammad Lakatoni, Wakil Gubernur Papua Barat

Wakil Gubernur Mohammad Lakatoni, SH, M.Si juga turut memberikan sambutan. ia mengatakan “pada Dies Natalis ke 20 ini diharapkan dapat menjadi sebuah momentum untuk mengaktualisasikan semangat awal berdirinya Unipa. Unipa dibentuk bukan hanya untuk menjadi universitas yang bersaing pada skala lokal  dan regional namun dapat bersaing hingga ke tingkat internasional dengan penyelenggaraan pendidikan berkualitas”  kata  Wagub  Lakatoni.

Sumber : ppid.unipa.ac.id